Tangerang Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Bumi ke-55, Komunitas Saung Abah Jhon (SAJ) dan Komunitas Saung Asik berkolaborasi menanam 10 bibit pohon tabebuya di kawasan Situ Pamulang, yang lebih dikenal masyarakat setempat sebagai Situ Sasak, pada Minggu pagi (27/4).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Rendi, penasihat Komunitas SAJ, bersama dua anggota aktif, Bang Jepry dan Bang Inang dari Saung Asik. Mereka mewakili komunitas untuk mengambil langkah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
“Setiap tanggal 22 April, dunia memperingati Hari Bumi sebagai pengingat tanggung jawab kita menjaga kelestarian planet ini. Tahun ini kami berinisiatif memperingatinya dengan aksi nyata, menanam pohon sebagai simbol kehidupan,” ujar Rendi saat menanam pohon tabebuya bersama Bang Jepry dan Bang Inang.
Rendi menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari program berkelanjutan yang akan terus digalakkan oleh kedua komunitas. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya merupakan salah satu perintis keluarga besar OKP Ganespa Tangsel di kawasan Situ 7 Muara, yang sejak lama aktif dalam upaya pelestarian lingkungan.
Senada dengan Rendi, Bang Jepry menambahkan bahwa pelestarian lingkungan sudah menjadi bagian dari dirinya bahkan sebelum bergabung dengan SAJ. “Salah satu masalah besar dalam menjaga lingkungan adalah kurangnya kepedulian terhadap pengelolaan sampah dari rumah tangga. Kami ingin mengajak masyarakat lebih sadar akan hal ini,” ujar Jepry.
Bang Inang turut memperkuat semangat tersebut. Ia menuturkan, “Kalau kita peduli dengan alam, alam juga akan peduli dengan kita. Karena itu, kami di Komunitas SAJ dan Saung Asik berkomitmen menjadikan pelestarian alam sebagai program utama kami, yang nantinya juga akan menunjang sektor ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat, hingga pariwisata alam di Tangsel.”
Setelah aksi tanam pohon di pagi hari, kegiatan berlanjut dengan sosialisasi Hari Bumi sekaligus perayaan milad Ketua Umum SAJ, Regina, pada sore hingga malam hari.
Dalam perayaan tersebut, Regina menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya acara kolaboratif ini. “Alhamdulillah, di hari milad saya tahun ini, kita bisa memperingati Hari Bumi dengan penuh semangat kebersamaan dan sinergi antar komunitas,” ungkap Regina.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SAJ dan Saung Asik, khususnya kepada Rendi, Jepry, dan Inang yang telah berkontribusi dalam kegiatan tanam pohon. “Ini bukti nyata bahwa bersama kita bisa menjaga bumi sekaligus mempererat persaudaraan,” tutup Regina.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa menjaga bumi dapat dimulai dari langkah kecil yang konsisten, didukung kolaborasi komunitas yang kuat, dan semangat gotong-royong dalam membangun masa depan yang lebih hijau untuk Kota Tangerang Selatan.







